Pengurus Baru IKASMANIK Langsung Bergerak, Susun Program Berbasis Data Lewat IED dan SEPAN

KENDAL, Petenews.co.id — Kepengurusan baru Ikatan Alumni SMA Negeri 1 Kendal (IKASMANIK) langsung bergerak cepat menjalankan program kerja berbasis data. Salah satu langkah awal yang dilakukan adalah menghimpun data alumni wirausaha melalui Ikasmanik Entrepreneur Database (IED) sebagai dasar penyusunan program yang lebih terarah dan tepat sasaran.

Ketua IKASMANIK, Ferry Susanto (A05), menyatakan bahwa setiap program organisasi harus disusun berdasarkan data nyata agar benar-benar relevan dengan kebutuhan alumni.

“Program kerja yang disusun berbasis data akan membantu organisasi menentukan prioritas secara tepat dan memastikan setiap langkah memiliki dampak nyata,” ujar Ferry.

IED memuat informasi usaha alumni, mulai dari jenis usaha, lokasi, hingga kebutuhan pengembangan dan minat kolaborasi. Basis data ini menjadi pijakan utama IKASMANIK dalam memetakan potensi ekonomi alumni secara menyeluruh.

Dari pemanfaatan IED tersebut, Departemen Wirausaha dan Kerja Sama IKASMANIK kemudian meluncurkan program SEPAN (Setu Sarapan) atau Seneng Panganan. Program ini dikemas dalam bentuk konten media sosial yang mengulas usaha kuliner milik alumni, sekaligus menjadi sarana sosialisasi pengisian IED.

Kepala Departemen Wirausaha dan Kerja Sama IKASMANIK, Muhamad Kurniawan (A94), menjelaskan bahwa SEPAN dirancang sebagai media promosi sekaligus penguatan jejaring alumni.

“Dengan data dari IED, kami bisa menentukan lokasi usaha alumni yang dikunjungi. Program ini tidak hanya mempromosikan usaha, tetapi juga mendorong kolaborasi antarsesama alumni,” katanya.

Edisi perdana SEPAN yang telah tayang di Instagram IKASMANIK mengambil lokasi di Kedai Nasi Bungkus Godhong Jati Mbak Tari, Penyangkringan, Weleri, milik Nur Rakhmat (A’95). Usaha tersebut dipilih berdasarkan hasil pemetaan data IED.

Nur Rakhmat mengaku terbantu dengan konten promosi yang dibuat tim SEPAN. Menurutnya, dukungan promosi digital sangat dibutuhkan untuk memperluas jangkauan pemasaran.

“Konten seperti ini sangat membantu usaha kami, terutama untuk promosi di media sosial,” ujarnya.

Sejak tayang, konten SEPAN edisi perdana dilaporkan telah ditonton ribuan kali dan dibagikan ulang oleh alumni melalui berbagai kanal media sosial dan WhatsApp.

Melalui penguatan IED dan pelaksanaan SEPAN, IKASMANIK berharap dapat membangun ekosistem alumni yang saling mendukung, mulai dari promosi usaha, pemetaan kebutuhan pengembangan, hingga peluang kolaborasi berkelanjutan.

IKASMANIK mengajak seluruh alumni yang memiliki usaha untuk berpartisipasi mengisi IED agar data yang terhimpun semakin lengkap dan program kerja yang disusun semakin presisi. (Hamdi/red)

banner 728x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *