Konsultan Keturunan Jerman di Sragen, Membuat Inovasi Teknologi Terbarukan dalam tata kelola sampah,

Sragen, petenews.co.id

Relawan Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi – Taj Yasin Sragen, sesuai arahan Rembuk Ngopeni Nglakoni Jateng pada tanggal 2 februari 2025 di Boyolali, Rohmad pada hari Rabu tanggal 4 Mei menerapkan dan mendorong program gubernur Jawatengah yaitu tentang pemanfaatan dan pengolahan sampah.

Mengingat di zaman modern kini tim kawal Jateng salah satunya relawan pemenangan gubernur terpilih membuat inovasi Teknologi Terbarukan dalam tata kelola sampah, dengan menghadirkan konsultan keturunan dari Jerman yaitu kita sapa mas Dimas, 5/6/25.

Pada hari Rabu tanggal 4 Mei 2025 tim kawal Jateng menghadiri undangan dari dinas DLH pemkab Sragen untuk pemaparan apa yang jadi inovasi ini, yaitu membuat terobosan pengolahan sampah menjadi pembangkit tenaga listrik dan pupuk organik.

Teknologi Pengolahan Sampah akan kita selesaikan permasalahan dari hulu ke hilir,
1.menggunakan mikroba konsorsium ( bioteknologi) sebagai katalis dekomposisi sampah organik.
2.penggunaan Bioler untuk membakar sampah ( terutama WtE ) dan mengonverinya menjadi energi panas atau listrik ( Waste-to-Energi ) jadi pandangan ini kabupaten Sragen akan membuat pembangkit listrik sendiri skupnya untuk percontohan agar semua kabupaten bisa memanfaatkan sampah yang selama ini menjadi masalah entah bau menyengat, banjir ,tanah tidak subur, TPA pun semakin menumpuk menjadi gunung sampah. Dari data DLH kabupaten sragen per hari nya sampah yang di hasilkan perkotaan saja itu sampai 150rb ton per hari itu belum dari perkampungan. Maka pemuda melenial ini membuat inovasi untuk kabupaten sragen lebih maju dan bersih.

Kepala dinas DLH kabupaten sragen sangat mengapresiasi gagasan ini. Kemungkinan jika ini program pemanfaatan sampah menjadi solusi pemkab akan mensupport apa yang jadi gagasan tim kawal Jateng ini tak lepas dorongan dari gubernur Jawatengah.

MK (Korwil Soloraya)

banner 728x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *