Oleh : @DheRoji
Kendal, petenews.co.id
Grup ini dibentuk untuk menyatukan dari beberapa atau puluhan Lembaga, Ormas, LSM dan Media dengan tujuan menjaga Kondusifitas Lingkungan agar Kendal Semakin Baik, Apapun Lembaga, Ormas, LSM dan Media kita, semoga semua sepakat bahwa “Kendal tanah lahir kita” atau minimal “sekian lama kita di kendal”, *Kita adalah Wong Kendal yang menginginkan Kendal Lebih Baik*.
Secara Umum, dari sudut pandang sosial masyarakat kita, Kendal ini sangat majemuk, kita di group ini adalah REPLIKA-nya yang terdiri bukan hanya dari satu organisasi tertentu atau partai tertentu, Karena majemuk sikap kita cenderung terbuka, itulah karakter KITA Wong kendal yang biasa bicara apa adanya, termasuk apabila menyatakan suka atau tidak suka.

Dengan banyaknya ‘ kepala pendekar’ yang bervariasi disini kita semua yang terbiasa bergerak sendiri atau dalam kelompok-kelompok kecil, maka jangan heran walaupun kita semua sepakat bersatu dalam satu wadah FKB (Forum Kendal Bersatu) kita semua masih TETAP bergerak sendiri-sendiri dalam kelompok – kelompok kecil. Namun percayalah, pergerakan – pergerakan itu tidak akan lepas jauh dari agar Kendal Semakin Baik,
Tugas kita bukanlah menilai dan menghakimi Gaya sepak terjang Pimpinan atau Pemerintahan, tapi sebaiknya bisa lebih pada ikut serta membangun agar Kendal Semakin Baik, sesuai realita yang ada tidak harus bersama pemerintah. Artinya kita bisa bergerak dan berbuat sesuai jangkauan tangan, misalnya bisa berbagi informasi dan komunikasi dengan para pihak, Sehingga Bupati beserta OPD (Organisasi Perangkat Daerah) bisa memaksimalkan hasil kerjanya, serta sudut pandang dan kecintaan kita pada Kabupaten Kendal tidak berubah.
Wilayah Kendal punya banyak potensi, dari puncak gunung prau dan gunung ungaran, sampai kawasan pesisir pantai di utara. Tanah di Kendal juga sangat subur, sehingga pertanian, perikanan, perkebunan dan hutan bisa dibudidayakan dengan baik, Potensi – potensi tersebut perlu adanya pengawasan dan penjaga’an serta dukungan – dukungan dari masyarakat dan pemerintah. Bagaimana agar kita bisa mengawal program – program pemerintah dalam pengelolaan potensi – potensi tersebut.
Kendal juga punya kawasan industri, yang di dalamnya berisi puluhan perusahaan dari dalam dan luar negeri. Tentu kita punya harapan terserapnya puluhan ribu tenaga kerja dari Kendal. Dan sudah mulai terasa kawasan permukiman semakin padat dengan kedatangan tenaga kerja dari lain daerah atau lain negara. Tentu ini butuh kontrol sosial, agar kawasan industri berdampak pada peningkatan ekonomi, namun juga memperhatikan pelestarian lingkungan dan membawa kesejahteraan masyarakat Kendal.
Masalah keseharian perlu kita komunikasikan kepada yang berwenang, agar solusi segera datang, seperti listrik padam, hujan angin, pohon tumbang, kecelakaan, banjir, longsor, jalan rusak, kriminalitas, harga kebutuhan pokok, dll. Semoga suara kita didengar pihak berwenang dan ada tindakan solusinya. Jika tidak, minimal kita sudah berbagi informasi.
Memang melayani orang banyak itu sering capek dan butuh kesabaran tinggi. Bahkan kadang kita sering dicuekin daripada mendapatkan pujian. Apalagi ada rumus sosial “ada gula ada semut”, makna “gula” cenderung pada kekuasaan dan kekayaan. Jadi wajar jika banyak orang mendekat ke sana dan wajar pula bila kita tak punya keduanya, hanya bisa menjadi “pelayan yang baik” kadang tidak mendapatkan “kembalian”.
*Semoga kita bisa bersikap bijak dalam bertindak sehingga Kendal tetap semakin baik*
Red.














