Mojokerto, Petenews.co.id — Dalam rangka memperingati Hari Peduli Sampah Nasional (HPSN) 2026, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Mojokerto menggelar sosialisasi pengelolaan sampah organik dan anorganik. Kegiatan berlangsung di Aula DLH Kota Mojokerto, Jalan Raden Wijaya Nomor 19, Rabu (11/2/2026).
Sebanyak 55 warga dari Kelurahan Wates, Pulorejo, Mentikan, Kauman, Jagalan, dan Miji mengikuti kegiatan tersebut. Peserta dibekali edukasi pengelolaan sampah secara mandiri, mulai dari pemilahan hingga pemanfaatan sampah di lingkungan masing-masing.
DLH Kota Mojokerto menghadirkan narasumber Edi Suroso dari BSF Majapahit Sidoarjo serta Riani, S.H., M.M. dari Bank Sampah Induk Kota Mojokerto. Materi yang disampaikan meliputi pengelolaan sampah organik melalui biopori, komposter, dan budidaya maggot (BSF), serta pengelolaan sampah anorganik dan pembentukan bank sampah unit.
Plt Kepala DLH Kota Mojokerto, Ikromul Yasak, mengatakan sosialisasi ini bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk memilih dan memilah sampah sejak dari rumah.
“Melalui kegiatan ini diharapkan masyarakat semakin sadar dan mampu mengelola sampah secara mandiri, baik sampah organik maupun anorganik,” ujarnya.
Ia menambahkan, meningkatnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah akan berdampak positif terhadap kebersihan lingkungan dan mendukung sektor pariwisata di Kota Mojokerto. (Mustofa)














