Pemalang, petenews.co.id
Jajak dengar pendapat dan aspirasi masyarakat pedagang Pasar, bersama Rizal Bawazier anggota DPR RI Fraksi PKS Komisi VI, acara ini menjadi ajang diskusi antara pemerintah dan pedagang, untuk membahas berbagai permasalahan yang mereka hadapi, serta mencari solusi bersama demi kemajuan pasar tradisional, 2/2/2025.
Acara yang digelar di Pasar Randudongkal Pemalang ,hadir dalam acara Diskorindagkop Pemalang, Forkompincam Randudongkal, Forum Komunikasi Pedagang Pasar Randudongkal ( FKPPR), Serta para pedagang pasar Randudongkal.
Para pedagang mengungkapkan sejumlah permasalahan utama yang mereka hadapi, menurunnya daya beli masyarakat, hingga kondisi infrastruktur pasar yang memerlukan perbaikan. Salah satu pedagang, menyampaikan keluhannya, “Kami butuh perhatian lebih dari pemerintah, terutama dalam perbaikan atap pasar yang sering bocor saat hujan. Selain itu, harga sewa kios juga semakin mahal, sementara pendapatan kami tidak selalu stabil.”
Pedagang lainnya, menyoroti masalah persaingan dengan pasar modern dan pedagang online. “Kami ingin ada perlindungan bagi pasar tradisional agar tidak semakin tergerus oleh Platform Marketing yang berbasis online, Kami berharap pemerintah bisa mencarikan solusi agar kami tetap bisa bersaing,” ujarnya.
Menanggapi keluhan para pedagang, Rizal Bawazier menyampaikan komitmennya untuk memperjuangkan kepentingan mereka di tingkat legislatif. Ia menyatakan bahwa akan mendorong pemerintah daerah untuk segera melakukan tindakan dalam menghidupkan kembali pasar menjadi Ramai
“Kami akan mengusulkan anggaran untuk perbaikan fasilitas pasar dalam APBD . Selain itu, kami juga akan berkoordinasi dengan dinas terkait agar pedagang kecil mendapatkan pelatihan digitalisasi agar dapat bersaing dengan pasar online,” ujarnya
Selain itu, Rizal Bawazier juga berjanji akan mengawal kebijakan yang mendukung perlindungan pasar tradisional dari ekspansi pasar modern yang tidak terkendali. “Pasar tradisional adalah bagian dari ekonomi kerakyatan yang harus kita jaga. Kami akan memperjuangkan regulasi yang adil agar pedagang kecil tidak semakin terpinggirkan,” tambahnya.
Di akhir pertemuan, baik pedagang maupun anggota dewan sepakat untuk terus menjalin komunikasi yang lebih intensif. Beberapa perwakilan pedagang juga diminta untuk bergabung dalam forum komunikasi yang akan dibentuk untuk menampung aspirasi secara berkala.
Dengan adanya acara sambung rasa ini, diharapkan terjalin sinergi yang lebih baik antara pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan pasar tradisional yang lebih maju dan sejahtera.
Rokhim.














