Ringinarum, petenews.co.id
Karang Taruna dan Mahasiswa KKN UNNES Kolaboratif menyelenggarakn sosialisasi tentang kenakalan remaja yang memicu, pergaulan bebas, narkoba dan pernikahan dini di SMK NU Wahid Hasyim Ringinarum, Kendal.
Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran siswa akan bahaya dan dampak negative dari kenakalan remaja, serta menjadikan mereka pribadi yang lebih bijak dalam menghadapi tantangan di masa remaja.

Sosialisasi yang dihadiri oleh seluruh siswa SMK ini menghadirkan 3 narasumber, Muhammad Amiruddin, Selaku ketua karang Taruna Kecamatan Ringinarum, sekaligus Sekjend Karang Taruna Kab. Kendal, Ahmad Mu’tasim Billah, S. Pd.I (Pengurus Karang Taruna dan ASN Kemenag) Agus Purwanto, AMD, Kep (Pengurus Karang Taruna, ASN Dinas Kesehatan Kab. Kendal), 11/10/25.

Eko budi Santoso, S. Pd. Si Selaku Kepala SMK NU Wahid Hasyim Ringinarum mengapresiasi giat yang dilakukan oleh karang taruna Kecamatan Ringinarum, karena ini kegiatan yang sangat luar biasa dan positif, serta mengucapkan terimakasih kepada karang taruna kecamatan RINGINARUM, dan menghimbau kepada anak anak agar mengikuti kegiatan ini dengan baik dan sampai selesai.
Dalam paparannya, Agus Purwanto secara mendetail menyampaikan tentang salah satu kenakalan remaja, yaitu narkoba. Beliau juga menjelaskan tentang macam-macam narkoba, ciri-ciri pengonsumsi narkoba, bahaya serta efek samping dari narkoba, dan juga faktor-faktor yang mendorong terjadinya hal tersebut, seperti pengaruh lingkungan pergaulan dan kurangnya pengetahuan tentang bahaya mengkkonsumsi narkoba, serta penjelasan HIV AIDS Secara Komprehensif.

Pemateri Selanjutnya Billah sapaan akrabnya menyampaikan terkait Kenakalan remaja seperti seks bebas dan perilaku asusila dapat menjadi faktor penyebab terjadinya pernikahan dini. Hubungan antara kenakalan remaja dan pernikahan dini bersifat kompleks, di mana kenakalan dapat memicu pernikahan dini, dan sebaliknya, pernikahan dini juga dapat menimbulkan masalah seperti kekerasan dalam rumah tangga, depresi, kecemasan, dan stres berat pada remaja.
Selain pemapaparan materi dari narasumber, sosialisasi ini juga diisi dengan sesi diskusi, ice breaking, dan tanya jawab. Dalam sesi diskusi, beberapa siswa aktif bertanya dan berbagi pandangan mereka mengenai narkoba.
Diskusi ini berjalan interaktif dan diharapkan dapat memperluas wawasan siswa. Setelah sesi diskusi, moderator semua dari KKN UNNES Sangat kolaboratif mengadakan Ice breaking untuk mengembalikan semangat dan konsentrasi. Dilanjut dengan sesi tanya jawab, pada sesi tanya jawab terdapat beberapa pertanyaan dari siswa yang harus dijawab oleh para narasumber, masing masing pertanyaan terdapat hadiah.
Diakhir acara, Amir yang juga sebagai Sekretaris Umum GM Forum Kerukunan Umat Beragama Kab. Kendal menutup acara dengan harapan agar para siswa dapat lebih memahami pentingnya Menjaga diri, serta lebih bijak dalam memilih teman pergaulan agar terhindar dari segala bentuk perilaku negatif.
Seperti Yang sedang marak saat ini tawuran dan yang kian sebagai nya, Kegiatan sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi para siswa dan mendorong mereka untuk menjadi generasi muda yang tangguh, cerdas, dan sadar akan pengaruh negative pergaulan bebas, tawuran, narkoba dan yang lain sebagainya. Serta pada akhir acara Amir menyampaikan jika belum bisa membahagiakan orang tuanya, minimal jangan merepotkan dan membuat sedih orang tua.
Dan saat ditemui awak media, Amir menegaskan akan terus melaksanakan hal yang serupa untuk siswa-siswi di sekolah lain, guna membantu TNI POLRI Dalam rangka kamtibmas.
AMR.














