Jubir Partai Rakyat Tanggapi Anies: Dangkal dan Inkonsisten

Jakarta, petenews.co.id

Juru Bicara Partai Rakyat, Heru Kurniawan, menanggapi keras kritik Anies Baswedan terhadap proyek Kereta Cepat Whoosh. Menurutnya, sikap Anies kali ini menunjukkan betapa dangkal dan inkonsistennya semangat “perubahan” yang selama ini ia jual ke publik.

“Jargon ‘Perubahan’ Anies ternyata hanya berarti perubahan arah angin politik. Bukan perubahan nasib rakyat. Dan sayangnya, perubahan sikap beliau bahkan lebih cepat daripada laju kereta cepat itu sendiri,” sindir Heru dalam pernyataannya, Kamis (7/11/2025).

Heru menambahkan, publik tidak lupa bahwa Anies-lah yang menandatangani Keputusan Gubernur terkait proyek Whoosh ketika menjabat Gubernur DKI Jakarta. Kini, ketika proyek itu sudah berjalan, Anies justru tampil sebagai pengkritik seolah tidak tahu-menahu.

“Lucu sekali. Dulu tanda tangannya jadi bagian dari jalannya proyek, sekarang seolah proyek itu lahir tanpa restunya. Kalau bukan amnesia politik, mungkin ini semacam strategi cuci tangan versi elegan,” ujar Heru dengan nada sinis.

Menurut Heru, tindakan semacam ini hanya memperlihatkan pola politik lama: pura-pura peduli rakyat, padahal yang sedang dimainkan adalah sentimen publik terhadap lawan politik.

“Anies bukan sedang memperjuangkan kepentingan rakyat, tapi sedang menunggangi kebencian terhadap musuh politiknya. Kalau dulu proyek Whoosh dijadikan simbol kemajuan, kini dijadikan bahan serangan — tergantung siapa yang duduk di kursi kekuasaan,” tegasnya.

Heru menutup pernyataannya dengan sindiran menohok:

“Kalau konsistensi adalah ujian seorang pemimpin, mungkin Anies sudah gagal di stasiun pertama. Karena sebelum kereta Whoosh tiba di Bandung, kredibilitasnya sudah lebih dulu anjlok di Jakarta.

Red.

banner 728x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *