Dok foto : (Arif Gonteng, Ahmad Luthfi, Jesper)
Semarang, petenews.co.id
Kabupaten Cilacap bersiap kembali menjadi panggung bagi para pembalap garuk tanah lintas negara. Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi memastikan jajaran rider internasional hingga lokal akan adu ketahanan fisik dalam gelaran Hiu Selatan Hard Enduro ke-8 yang dijadwalkan bergulir pada 3–5 Juli 2026 mendatang.
Ahmad Luthfi menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memberikan dukungan penuh terhadap ajang balap motor ekstrem roda dua ini. Langkah tersebut dibidik sebagai salah satu strategi strategis untuk mendongkrak sektor pariwisata berbasis olahraga (sport tourism) di wilayah pesisir selatan.
“Saya Gubernur Jawa Tengah, mendukung kegiatan Hiu Selatan Hard Enduro yang ke-8, yang dilaksanakan tanggal 3, 4, dan 5 Juli di Cilacap, Jawa Tengah,” ujar Ahmad Luthfi melalui keterangan resminya, Rabu, 17 Juni 2026.
Menurut Ahmad Luthfi, daya tarik utama dari Hiu Selatan Hard Enduro tahun ini adalah skala kepesertaannya yang berskala internasional. Karakteristik lintasan Cilacap yang menantang terbukti konsisten memikat para pembalap top dari berbagai belahan dunia untuk menguji nyali di Indonesia.

“Oleh karena itu, hadiri, ikuti, bahwa ini adalah event yang sangat spektakuler, dihadiri oleh pembalap-pembalap internasional maupun nasional, bahkan lokal juga ada,” kata gubernur menambahkan.
Selain memposisikan Cilacap di peta pariwisata olahraga dunia, perhelatan akbar ini diharapkan membawa dampak ekonomi langsung (multiplier effect) bagi masyarakat setempat. Sektor perhotelan, kuliner, transportasi, hingga para pelaku UMKM di Cilacap diproyeksikan akan mengalami lonjakan perputaran ekonomi selama tiga hari momentum balapan berlangsung.
Di akhir keterangannya, Ahmad Luthfi memberikan apresiasi sekaligus memekikkan yel-yel khas komunitas motor pemacu adrenalin tersebut untuk membakar semangat para petarung yang akan berlaga.
“Salam satu jalur, mandi lumpur pantang mundur! Hiu Wolu? Melu! Petarung? Petarung!” ucapnya.
Red.














