Karanganyar, petenews.co.id
Musyawarah Daerah (MUSDA) Dewan Pimpinan Daerah Perhimpunan Koperasi Kelurahan/Desa Merah Putih (DPD PERKOPDESI) Kabupaten Karanganyar berlangsung penuh semangat kebersamaan dan kekeluargaan. Dalam forum tersebut, Yonatan Liliek Prihartanto, SE., S.Kom., MM dipercaya memimpin DPD PERKOPDESI Kabupaten Karanganyar masa bakti 2026–2031 melalui mekanisme musyawarah mufakat.

Kegiatan yang mengusung tema “Penguatan Ekonomi Kerakyatan Menuju Desa Mandiri” itu dihadiri perwakilan ketua dan pengurus PERKOPDESI dari masing-masing kecamatan se-Kabupaten Karanganyar, jajaran panitia, serta tamu undangan dari berbagai unsur koperasi dan lembaga terkait.

Proses pemilihan berlangsung kondusif dengan mengedepankan semangat persatuan dan gotong royong. Seluruh peserta MUSDA sepakat menetapkan kepengurusan baru secara musyawarah mufakat sebagai bentuk komitmen menjaga soliditas organisasi.

Dalam sambutannya usai terpilih, Yonatan Liliek Prihartanto menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas amanah yang diberikan kepadanya bersama jajaran pengurus baru untuk memimpin organisasi selama lima tahun ke depan.
Menurutnya, PERKOPDESI harus hadir sebagai organisasi yang mampu memperkuat koperasi desa dan kelurahan agar lebih modern, profesional, serta mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat berbasis gotong royong.

“Kami ingin PERKOPDESI benar-benar menjadi rumah besar koperasi desa dan kelurahan yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat secara nyata,” ujarnya.
Ia menegaskan, kepengurusan baru akan fokus memperkuat struktur organisasi hingga tingkat kecamatan, meningkatkan tata kelola administrasi berbasis digital, memperluas kemitraan usaha, serta mendorong pengembangan UMKM desa agar lebih mandiri dan berdaya saing.
Selain itu, peningkatan kualitas sumber daya manusia koperasi juga menjadi perhatian utama melalui pendidikan, pelatihan, dan penguatan manajemen organisasi.
Yonatan menilai, perkembangan teknologi dan tantangan ekonomi ke depan menuntut koperasi untuk lebih adaptif serta mampu mengikuti transformasi digital.
Menurutnya, langkah tersebut sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat dalam pengembangan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih� yang saat ini menjadi program strategis nasional. Program tersebut didorong pemerintah sebagai upaya memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa dan kelurahan melalui sistem koperasi modern berbasis digital.
Dalam platform resmi SIMKOPDES dijelaskan bahwa Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diarahkan menjadi agregator dan akselerator ekonomi pedesaan, mulai dari penyediaan kebutuhan pokok, layanan simpan pinjam, distribusi hasil panen masyarakat, hingga penguatan logistik desa.
Yonatan berharap DPD PERKOPDESI Kabupaten Karanganyar mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung terbentuknya koperasi desa dan kelurahan yang sehat, profesional, transparan, serta mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
“Koperasi desa harus naik kelas. Tidak hanya menjadi wadah simpan pinjam, tetapi menjadi pusat ekonomi masyarakat desa yang produktif, modern, dan berkelanjutan,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, pihaknya juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia MUSDA yang telah bekerja keras menyukseskan agenda organisasi tersebut.
Ucapan terima kasih turut disampaikan kepada PT BPR Bank Daerah Karanganyar� atas dukungan dan fasilitas yang diberikan sehingga pelaksanaan MUSDA dapat berjalan lancar dan sukses.
Melalui kepengurusan baru ini, DPD PERKOPDESI Kabupaten Karanganyar diharapkan mampu memperkuat sinergi antar koperasi desa sekaligus menjadi motor penggerak ekonomi kerakyatan menuju desa mandiri dan sejahtera.
(Amir)














