Semarang, petenews.co.id
Momentum penting mewarnai audiensi Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Tani Merdeka Indonesia Jawa Tengah dengan Gubernur Jawa Tengah di Kantor Gubernur Jawa Tengah, Rabu (1/10). Dalam pertemuan tersebut, Gubernur Jawa Tengah resmi menerima amanah sebagai Ketua Dewan Pembina Tani Merdeka Indonesia Jawa Tengah.
Penunjukan ini disambut baik oleh Gubernur yang menyatakan dukungan penuh terhadap kiprah Tani Merdeka dalam memberdayakan petani dan memperkuat ketahanan pangan daerah.
“Saya merasa terhormat dipercaya sebagai Ketua Dewan Pembina Tani Merdeka Indonesia Jawa Tengah. Tani Merdeka adalah wadah yang dapat menyatukan semangat, gagasan, dan gerakan nyata para petani. Sebagai provinsi lumbung pangan nasional, Jawa Tengah memiliki tanggung jawab besar dalam memastikan ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Pemerintah Provinsi akan selalu mendukung program Tani Merdeka agar dapat berjalan seiring dengan visi pembangunan daerah,” ujar Gubernur Jawa Tengah.

Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Jawa Tengah, Wawan Pramono, SE, menyambut penuh rasa syukur atas kesediaan Gubernur menjadi Ketua Dewan Pembina.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kesediaan Bapak Gubernur untuk menjadi Ketua Dewan Pembina Tani Merdeka Indonesia Jawa Tengah. Hal ini semakin memperkuat langkah kami dalam menjalankan program-program yang berpihak pada petani. Dengan bimbingan dan arahan Bapak Gubernur, kami optimis Tani Merdeka Jawa Tengah dapat menjadi garda terdepan dalam mendukung ketahanan pangan dan menjadikan petani lebih sejahtera,” tegasnya.

Hadir dalam audiensi ini Ketua DPW, Sekretaris, Bendahara, serta jajaran pengurus DPW Tani Merdeka Jawa Tengah. Pertemuan tersebut juga membahas persiapan pelantikan pengurus baru serta program kerja strategis dalam bidang pertanian, mulai dari modernisasi pertanian, pemberdayaan petani, hingga pengembangan agribisnis berbasis potensi lokal.
Audiensi ditutup dengan peneguhan komitmen bersama antara Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan DPW Tani Merdeka Indonesia Jawa Tengah untuk memperkuat kolaborasi dalam membangun sektor pertanian yang maju, mandiri, dan berdaya saing.
MK.














