Karanganyar, petenews.co.id
Upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah terus didorong di Jawa Tengah. Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi, menegaskan pentingnya konsistensi tata kelola keuangan yang baik saat Pemerintah Kabupaten Karanganyar menerima supervisi dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Jawa Tengah.

Kegiatan yang berlangsung di Rumah Dinas Bupati Karanganyar, Rabu (15/4/2026) tersebut dihadiri langsung Bupati Karanganyar H. Rober Christanto, S.E., M.M., sebagai bagian dari persiapan pemeriksaan laporan keuangan daerah Tahun Anggaran 2025.
Dalam forum tersebut, Kepala BPK RI Perwakilan Jawa Tengah, Ahmad Luthfi H. Rahmatullah, S.E., M.H., Ak., CA., CSFA, ERMAP, memperkenalkan tim auditor yang akan melaksanakan pemeriksaan.

Audit ini menjadi instrumen penting dalam memastikan pengelolaan anggaran daerah berjalan sesuai prinsip akuntabilitas dan regulasi yang berlaku.
Gubernur Jawa Tengah menekankan bahwa hasil pemeriksaan BPK harus menjadi pijakan dalam meningkatkan kualitas tata kelola pemerintahan, sekaligus menjaga kepercayaan publik terhadap pengelolaan keuangan daerah.
“Akuntabilitas keuangan adalah fondasi utama pemerintahan yang bersih.
Daerah harus mampu mempertahankan standar ini secara konsisten,” tegasnya.
Sementara itu, Bupati Karanganyar H. Rober Christanto menyampaikan komitmen daerah dalam menjaga capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) yang selama ini berhasil diraih. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil kerja kolektif seluruh perangkat daerah dalam menjalankan pengelolaan keuangan yang tertib dan sesuai aturan.
Namun demikian, ia mengakui masih terdapat beberapa aspek administratif yang perlu disempurnakan. Untuk itu, seluruh organisasi perangkat daerah diminta segera melakukan pembenahan agar kualitas laporan keuangan semakin baik.
“Perbaikan harus terus dilakukan. Kita ingin laporan keuangan tidak hanya memenuhi standar, tetapi juga mencerminkan kinerja yang akuntabel dan transparan,” ujarnya.
Melalui supervisi ini, Pemerintah Kabupaten Karanganyar berharap dapat mempertahankan opini WTP sekaligus meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan daerah sebagai fondasi pembangunan yang berkelanjutan.
(Yona)














