Kendal, petenews.co.id
Sikap kurang kooperatif ditunjukkan oleh Ketua Kelompok Masyarakat Kerja Sama Antar Desa (Pokmas KAD) “Cahaya Randu Alas” berinisial ABD saat dikonfirmasi oleh tim media dari Insan Pers Independen (INSPI) DPC Kendal mengenai pengerjaan proyek Pengembangan Infrastruktur Sosial Ekonomi Wilayah (PISEW).
Saat dihubungi oleh Anggota Tim INSPI DPC Kendal, Eko Budianto, melalui pesan singkat dan sambungan WhatsApp, ABD merespons pertanyaan wartawan dengan nada keras dan terkesan defensif. “Kenapa kamu ngurus proyek ini, apa mau cari-cari?” ujar ABD saat dimintai penjelasan terkait keterbukaan informasi dan pelaksanaan fisik di lapangan.
Sikap terkesan menghindar dan berprasangka tersebut menimbulkan tanda tanya besar terkait transparansi pengelolaan anggaran publik. Proyek yang mencakup pekerjaan perkerasan jalan beton dan dinding penahan tanah di Desa Tampingan dan Desa Ngabean ini dialokasikan dari dana APBN melalui Bantuan Pemerintah untuk Masyarakat (BPM) sebesar Rp500.000.000,00.
Sebagai lembaga kontrol sosial, Eko Budianto bersama tim INSPI DPC Kendal menegaskan bahwa konfirmasi yang dilakukan adalah bagian dari tugas jurnalistik untuk memastikan program pemerintah berjalan sesuai aturan dan prinsip transparansi. Terlebih, dalam papan informasi proyek secara tegas mengusung semangat BerAKHLAK serta prinsip No Gift, No Bribery, No Kickback.
Hingga berita ini diturunkan, tim INSPI DPC Kendal masih mengupayakan klarifikasi resmi kepada pihak Satuan Kerja Pelaksanaan Cipta Karya Wilayah III Provinsi Jawa Tengah selaku instansi penanggung jawab program guna menindaklanjuti respons dari pelaksana kegiatan di lapangan.
(Pedro )














