Batang, petenews.co.id
Kerabat, teman, saudara terus berdatangan guna memberikan do’a dan penyemangat buat saudara Santoso yang pada hari Selasa Kemarin 11/11/25 menjadi dugaan korban penganiayaan sadis di Pasar ayam Weleri Kendal, tiga luka sayatan serius di kepala dan luka memar di pelipis mata, juga luga sayatan ringan di pipi kanan.
Santoso seorang korban penganiayaan juga aktif di profesi media jawapes or.id kini belum bisa beraktifitas karna dengan kondisi kepala luka belum sembuh dan masih keadaan di perban.
Menurut keterangan korban dengan kronologis di TKP pada awal akan bertengkar dengan orang yang tidak dikenal “mbok jangan ribut disini malu maluin kita semua teman” dengan perkataan demikian saya gak abis pikir mereka (Agus/benjret) pelaku sakit hati.
Selang kurang lebih setengah jam tiba-tiba pelaku menindih di paha pada saat saya lagi tiduran sambil pelaku mengatakan tak cater sirahmu, dengan kata demikian cater sudah mengenai kepala saya hingga berlumuran darah,” ungkap Santoso.
Dengan darah keluar dan mengalir deras akhirnya saya di larikan ke RSI Kendal dengan memakai becak bentor dan di tolong oleh Pak Nawir, Kadus Penyangkringan dan Pak Wasdi,”bebernya.
Kami datang kerumahnya mas Santoso ikut prihatin atas nasib tragis yang menimpanya, semoga mas Santoso segera di beri kesembuhan oleh Alloh SWT dan bisa beraktifitas sediakala,
Kalau kita bicara TNI-Polri media adalah mitra dan rekan,”terang Pak Zeni Batitut Pembantu Danramil, juga menjabat Bhabinsa anggota Koramil 03/ Gringsing, Kodim 0736/ Batang. Minggu (16/11/25)
Atas kejadian di Weleri kemarin semuanya sudah saya laporkan ke Polres Kendal, intinya saya sudah pasrah penuh ke (APH) aparat penegak hukum, dan saya yakin Polisi akan segera menangkap pelaku, biarlah sementara ini ia menghirup udara bebas,” tutupnya.
Red.














