Semarang, petenews.co.id
Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PTMSI) Jawa Tengah menggelar seleksi atlet tenis meja untuk menghadapi *Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Tenis Meja 2026*. Seleksi dilaksanakan secara bertahap berdasarkan kelompok usia sebagai bagian dari upaya PTMSI Jawa Tengah menjaring atlet-atlet terbaik yang akan membawa nama Jawa Tengah di tingkat nasional.
Seleksi kategori usia *U-11, U-13, U-15 dan U-17* telah dilaksanakan pada *10–11 September 2026*, bertempat di *PPLP GOR Jatidiri, Semarang*. Selanjutnya, seleksi untuk kategori *U-19, U-25 ke bawah dan U-25 ke atas* dilaksanakan pada *15–16 September 2026*, di tempat yang sama.

Pelaksanaan seleksi tersebut menjadi bagian penting dari proses pembinaan dan pemetaan potensi atlet tenis meja Jawa Tengah. Melalui sistem seleksi yang kompetitif dan terukur, PTMSI Jawa Tengah berupaya memberikan kesempatan kepada atlet-atlet terbaik dari berbagai daerah untuk menunjukkan kemampuan, mental bertanding, serta kesiapan mereka menghadapi persaingan di level nasional.
Ketua Umum PTMSI Jawa Tengah, *Brigjen Pol (Purn) Lukas Ari Dwiko Utomo*, menyampaikan bahwa seleksi Kejurnas bukan sekadar mencari atlet yang mampu meraih kemenangan, tetapi juga merupakan bagian dari proses membangun pembinaan atlet secara berkelanjutan.
“Seleksi ini kami laksanakan sebagai bagian dari komitmen PTMSI Jawa Tengah untuk mendapatkan atlet-atlet terbaik yang benar-benar siap membawa nama Jawa Tengah di ajang nasional. Kami ingin proses pembinaan dilakukan secara berjenjang, objektif dan memberikan ruang yang luas bagi atlet untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya,” ujar Lukas.

Menurutnya, hasil seleksi juga diharapkan menjadi bahan evaluasi bagi PTMSI Jawa Tengah dalam menyusun program pembinaan ke depan, sehingga regenerasi atlet dapat berjalan secara konsisten dari kelompok usia dini hingga kelompok senior.
> “Kami tidak hanya berpikir untuk satu event Kejurnas. Yang lebih penting adalah bagaimana membangun fondasi pembinaan yang kuat, menciptakan regenerasi atlet dan mempersiapkan talenta-talenta muda Jawa Tengah agar mampu bersaing di tingkat nasional, bahkan ke depannya dapat memperkuat tim di level internasional,” tambahnya.
### Atlet Lolos Seleksi Jalani Training Center
Setelah melalui proses seleksi, atlet yang dinyatakan lolos selanjutnya akan mengikuti *Training Center (TC)* yang dipusatkan di *PPLP GOR Jatidiri Semarang* pada *18 September 2026 (Jumat) dan 19 September 2026 (Sabtu)*.
TC tersebut menjadi tahapan pemantapan sebelum keberangkatan menuju Kejurnas. Selain meningkatkan kemampuan teknis dan strategi permainan, TC juga diarahkan untuk membangun kekompakan tim, kesiapan mental bertanding, disiplin, serta kondisi fisik atlet.
PTMSI Jawa Tengah berharap seluruh atlet yang mengikuti TC dapat memanfaatkan waktu secara maksimal dengan mengikuti arahan pelatih dan menjaga kondisi fisik maupun mental agar dapat tampil optimal di arena Kejurnas.
Salah satu peserta seleksi menyampaikan rasa syukur sekaligus tekad untuk memberikan kemampuan terbaik apabila mendapat kesempatan memperkuat Jawa Tengah.
> “Bagi kami, seleksi ini menjadi pengalaman yang sangat berarti. Persaingannya cukup ketat dan membuat kami semakin termotivasi untuk meningkatkan kemampuan. Kalau nantinya dipercaya masuk tim Jawa Tengah, saya ingin memberikan yang terbaik, menjaga nama baik Jawa Tengah dan mengikuti semua arahan pelatih,” ujar salah satu peserta seleksi.
### Langsung Bertolak ke Jakarta
Usai menjalani TC selama dua hari, seluruh atlet yang dinyatakan lolos seleksi dan telah mengikuti program pemusatan latihan dijadwalkan *berangkat ke Jakarta pada Minggu, 20 September 2026*.
Kontingen tenis meja Jawa Tengah selanjutnya akan mengikuti *Kejurnas Tenis Meja 2026* yang berlangsung di *Baywalk Mall, Jakarta*, pada *21–28 September 2026*.
Keikutsertaan dalam Kejurnas tersebut diharapkan menjadi ajang pembuktian sekaligus pengalaman berharga bagi para atlet Jawa Tengah untuk mengukur kemampuan mereka menghadapi atlet-atlet terbaik dari berbagai provinsi di Indonesia.
PTMSI Jawa Tengah juga menempatkan Kejurnas sebagai bagian dari proses evaluasi pembinaan. Hasil pertandingan, perkembangan atlet dan berbagai catatan selama kompetisi akan menjadi bahan evaluasi untuk menentukan langkah pembinaan selanjutnya.
“Kami ingin para atlet bertanding dengan penuh semangat, disiplin dan menjunjung tinggi sportivitas. Menang dan kalah adalah bagian dari pertandingan, tetapi perjuangan, proses dan pengalaman yang mereka dapatkan akan menjadi modal penting untuk perjalanan prestasi mereka ke depan,” kata Lukas.
### Mohon Doa Restu dan Dukungan
PTMSI Jawa Tengah menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung proses pembinaan dan persiapan kontingen tenis meja Jawa Tengah.
Dukungan tersebut diharapkan terus diberikan oleh *Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, pemerintah kabupaten/kota, KONI, pengurus PTMSI di daerah, klub, pelatih, orang tua atlet, serta seluruh stakeholder terkait*.
PTMSI Jawa Tengah juga memohon *doa restu dan dukungan dari seluruh masyarakat Jawa Tengah*, agar seluruh rangkaian kegiatan mulai dari seleksi, Training Center, perjalanan menuju Jakarta hingga pelaksanaan Kejurnas dapat berjalan dengan lancar.
> **“Kami mohon doa restu dan dukungan dari seluruh pihak, khususnya Pemprov Jawa Tengah, pemerintah kabupaten/kota, KONI, stakeholder olahraga, keluarga atlet dan masyarakat Jawa Tengah. Semoga seluruh rangkaian kegiatan dari awal seleksi, TC, perjalanan hingga pelaksanaan Kejurnas di Jakarta diberikan kelancaran, kesuksesan dan keselamatan. Semoga para atlet dapat memberikan prestasi terbaik dan membawa harum nama Jawa Tengah. Amin,”** pungkas Lukas.
PTMSI Jawa Tengah menegaskan bahwa keberangkatan menuju Kejurnas bukan hanya membawa nama organisasi, tetapi juga membawa **semangat dan harapan masyarakat Jawa Tengah**. Dengan pembinaan yang berkelanjutan, sinergi seluruh stakeholder dan dukungan bersama, tenis meja Jawa Tengah diharapkan semakin berkembang serta mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi yang dapat menjadi kebanggaan daerah dan Indonesia.
MK.














