Klaten, petenews.co.id
DPW Tani Merdeka Indonesia Jawa Tengah bersama Induk Koperasi Angkatan Darat (Inkopad) menggelar Rembug Tani Usaha Agro Wisata di lahan Inkopad, Desa Deles, Kecamatan Kemalang, Kabupaten Klaten. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam penguatan kerja sama strategis pengembangan agro wisata pertanian yang berkelanjutan.

Lahan agro wisata Inkopad di Deles saat ini telah memasuki tahap penanaman cabai dan siap panen, serta dirancang sebagai kawasan pertanian produktif yang terintegrasi dengan konsep wisata edukasi.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara DPW Tani Merdeka Indonesia Jawa Tengah dan Inkopad sebagai dasar sinergi jangka panjang.
Acara ini dihadiri oleh Ketua Bidang Usaha Inkopad Kolonel Arm Indro Respati, Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Jawa Tengah Wawan Pramono, Bupati Klaten beserta jajaran, serta Dewan Pembina dan Pengurus DPW Tani Merdeka Indonesia Jawa Tengah.

Ketua Bidang Usaha Inkopad, Kolonel Arm Indro Respati, menyampaikan bahwa kerja sama ini merupakan bentuk komitmen Inkopad dalam mendukung penguatan ekonomi kerakyatan melalui sektor pertanian.
“Pengembangan agro wisata ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah hasil pertanian sekaligus menjadi sarana edukasi bagi masyarakat. Inkopad siap berkolaborasi secara profesional dan berkelanjutan bersama Tani Merdeka,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPW Tani Merdeka Indonesia Jawa Tengah, Wawan Pramono, menegaskan bahwa kemitraan ini bertujuan memberikan perlindungan dan pendampingan nyata kepada petani.
“Peran Tani Merdeka bersama Inkopad adalah melakukan pendampingan dan pengawasan pengelolaan agro wisata pertanian, termasuk memperkuat sistem penjualan pasca panen agar petani memperoleh hasil yang lebih adil dan berkelanjutan,” tegasnya.
Bupati Klaten dalam sambutannya menyambut baik kolaborasi tersebut dan menilai pengembangan agro wisata sebagai peluang strategis bagi daerah.
“Pemerintah Kabupaten Klaten mendukung penuh sinergi ini. Agro wisata pertanian dapat menjadi motor penggerak ekonomi desa, membuka lapangan kerja, serta meningkatkan kesejahteraan petani dan masyarakat sekitar,” ungkapnya.
Dari sisi teknis budidaya, Ketua Bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura DPW Tani Merdeka Indonesia Jawa Tengah, Martadi, menjelaskan bahwa kesiapan lahan di Deles sangat menjanjikan.
“Tanaman cabai yang sudah memasuki fase siap panen menunjukkan potensi besar kawasan ini. Dengan pendampingan dan pengawasan berkelanjutan, agro wisata Inkopad dapat menjadi model pertanian produktif di Jawa Tengah,” jelasnya.
Melalui kegiatan Rembug Tani ini, DPW Tani Merdeka Indonesia Jawa Tengah dan Inkopad menegaskan komitmen bersama dalam pendampingan petani, pengawasan pengelolaan agro wisata pertanian, serta penguatan penjualan pasca panen, guna mendorong kemandirian dan kesejahteraan petani.
MK.














