Kendal, petenews.co.id
Dewan Pimpinan Wilayah Jawa Tengah Sekber Wartawan Indonesia (SWI), mengadakan Rapat Koordinasi (Rakor) tindak lanjuti terbitnya SK perubahan, bertempat di Rumah Makan Tako depan Taman Kota Weleri, pada Senin 23/6/2025.
Rapat yang dipimpin langsung oleh Ketua DPW SWI Jawa Tengah, Suroto Anto Saputro dan dihadiri 12 pengurus lainnya, Acara dimulai pukul 10.00 wib, Rakor kali ini memiliki agenda utama, yaitu menindaklanjuti terbitnya Surat Keputusan (SK) perubahan pengurus DPW SWI Jawa Tengah.

Ketua SWI Jateng bersama Humas
Dalam sambutannya, Suroto Anto Saputro menekankan pentingnya rapat koordinasi ini sebagai langkah strategis untuk menyesuaikan diri dalam berorganisasi dan menghadapi dinamika baru bersama sama mewujudkan wartawan yang profesional dan sejahtera.
“Rapat koordinasi ini kita harus memastikan seluruh program kerja dan kebijakan sejalan, kesuksesan sebuah organisasi tentunya diawali dengan silaturahmi dan mengedepankan kerukunan serta kekompakkan, “tegas Suroto di hadapan para peserta rapat.

Selain itu, Ketua SWI Jateng mengajak bersama sama belajar berorganisasi yang baik, jalani dengan niat bismillah hati yang tulus, saling mengingatkan memberi saran dan masukan satu sama lain, komunikasi yang baik, menjaga marwah organisasi, komitmen, tertib adminitrasi mentaati kode etik jurnalistik dan mentaati peraturan organisasi SWI sesuai Ad/Art yang sudah ditetapkan oleh DPP, “ajaknya.

Sementara itu, Humas SWI Jawa Tengah Marsandi menyampaikan, Diskusi rakor meliputi berbagai poin penting terkait struktur organisasi, program kerja jangka pendek dan panjang, serta langkah-langkah konkret yang akan diambil untuk mengoptimalkan peran SWI Jawa Tengah dalam dunia Pers, “ucap Marsandi.
Dalam rapat ini, beberapa pengurus juga memberikan masukan dan gagasan demi kemajuan organisasi, terus berkarya dan memberikan kontribusi positif bagi profesionalisme wartawan di Jawa Tengah. Hasil rakor ini akan menjadi pedoman dalam menyusun program kerja yang lebih terarah dan efektif untuk ke depannya, “pungkasnya.
Red.














