Ketua Panitia Dragbike Arif Gonteng : “Daripada kebut-kebutan di jalan, ajang Drag Bike sebagai wadah untuk berkompetisi yang sehat”.

Surakarta, petenews.co.id

Kejuaraan Drag Bike 2026 memperebutkan piala Gubernur Jateng bakal digelar di sirkuit nonpermanen Jalan Menteri Supeno, Manahan, Solo, Minggu (6/9/2026).

Di event tersebut, panitia menargetkan 500 peserta untuk mengikuti ajang balap motor yang mempertandingkan 22 kelas tersebut.

Dalam jumpa pers dengan awak media, Ketua Panitia Penyelenggara, Arif Yulianto alias Arif Gonteng, mengatakan kejuaraan tersebut salah satunya menjadi wadah bagi anak muda yang memiliki ketertarikan terhadap balap motor. Ajang ini diharapkan bisa menjadi ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan kemampuan tanpa melakukan balap liar di jalan umum.

“Daripada kebut-kebutan di jalan, ajang Drag Bike sebagai wadah untuk berkompetisi yang sehat” kata Arif.

Kejuaraan tersebut, lanjutnya, sekaligus bertujuan untuk mendukung pengembangan sport tourism. Harapannya, penyelenggaraan olahraga otomotif berpotensi mendatangkan peserta maupun penonton dari berbagai daerah ke Kota Solo.

Sedang Panitia penyelenggara, Andre, menambahkan persiapan Kejuaraan Gubernur Jateng Drag Bike 2026 terus dimatangkan. Berbagai proses perizinan hingga asesmen lapangan telah dilakukan.

“Untuk kejuaraan Gubernur Jawa Tengah Drag Bike 2026, akan berjalan sesuai rencana pada hari Minggu, 6 September 2026,” kata Andre.

Andre mengatakan peserta dari berbagai daerah telah diundang. Bahkan, beberapa tim besar telah memberikan konfirmasi untuk mengikuti kejuaraan tersebut.

“Beberapa sudah konfirmasi. Tim-tim besar juga akan hadir di event kami, di event Gubernur Jawa Tengah Drag Bike 2026.

Sisi lain, Ketua Komisi Drag Bike Pengurus Pusat Ikatan Motor Indonesia (IMI), Tommy Wijanarko, mengutarakan, penyelenggara memberikan perhatian besar terhadap aspek keselamatan. Sejumlah penyesuaian dilakukan pada lintasan untuk meningkatkan keamanan pembalap.

“Untuk teknisnya besok akan kita uji dulu di lapangan. Dari start sampai finish berjarak 201 meter. Nanti ada pengereman 201 meter lagi, tapi rencana akan kita tambah lagi menjadi 230 meter,” kata Tommy.

Perihal peningkatan standar keselamatan, katanya, tidak hanya dilakukan dengan memperpanjang area setelah garis finis. Sistem pengamanan lintasan juga ditingkatkan dibandingkan penyelenggaraan sebelumnya.

“Untuk penanganan pagar, yang dulunya kita menggunakan DRC, sekarang kita akan menggunakan safety yang digunakan untuk mobil,” jelasnya.

Red.

banner 728x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *