HMNI Jawa Tengah Dikukuhkan, Perkuat Organisasi dan Perjuangkan Kesejahteraan Nelayan

Ungaran, petenews.co.id

Himpunan Masyarakat Nelayan Indonesia (HMNI) memperkuat konsolidasi organisasi di Jawa Tengah dengan dikukuhkannya DPD HMNI Provinsi Jawa Tengah bersama DPD HMNI kabupaten/kota se-Jawa Tengah. Pengukuhan berlangsung di Aula Wisma Jateng, Ungaran, Minggu (30/8/2026).

Pengukuhan tersebut menjadi momentum bagi seluruh jajaran HMNI untuk menyatukan langkah dalam memperkuat organisasi sekaligus mendorong program-program yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat nelayan.

Dalam arahannya, Dewan Pimpinan Pusat (DPP) HMNI menekankan pentingnya seluruh pengurus memiliki satu visi dan satu persepsi dalam menjalankan roda organisasi. Keberagaman latar belakang dan profesi yang dimiliki para pengurus diharapkan dapat menjadi kekuatan untuk saling melengkapi dan membangun jaringan kerja yang lebih luas.

Penguatan organisasi juga menjadi perhatian utama. DPD HMNI kabupaten/kota yang telah menyelesaikan struktur inti Ketua, Sekretaris, dan Bendahara (KSB) diharapkan segera melengkapi kepengurusan bidang. Dengan struktur yang lengkap, pembagian tugas dan pelaksanaan program di masing-masing daerah diharapkan dapat berjalan lebih efektif.

Di sisi lain, HMNI mendorong penguatan data dan pemetaan potensi nelayan di seluruh kabupaten/kota. Pendataan yang akurat dinilai penting sebagai dasar dalam menyusun program, menentukan kebutuhan masyarakat nelayan, serta mengawal berbagai program pemerintah agar tepat sasaran.

DPP HMNI menyampaikan bahwa organisasi telah menjalin MoU dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP). Selanjutnya, HMNI akan mempersiapkan penyusunan Perjanjian Kerja Sama (PKS). Untuk mendukung proses tersebut, diperlukan data riil dari lapangan mengenai kondisi, kebutuhan, dan potensi masyarakat nelayan.

HMNI juga mendorong terbentuknya kerja sama yang lebih luas dengan dunia usaha dan korporasi. Rencana tersebut akan ditindaklanjuti melalui audiensi yang akan difasilitasi DPP bersama DPD HMNI Provinsi Jawa Tengah.

Dalam sesi diskusi, sejumlah DPD kabupaten/kota menyampaikan berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat nelayan di daerah. Aspirasi yang muncul antara lain terkait beban pajak dan biaya ketika ikan didaratkan, akses permodalan, penguatan koperasi, pengembangan usaha, serta kebutuhan dukungan terhadap ekonomi masyarakat pesisir.

Berbagai aspirasi tersebut akan menjadi bahan konsolidasi HMNI untuk selanjutnya ditindaklanjuti melalui komunikasi dan sinergi dengan pemerintah maupun pemangku kepentingan terkait.

Sekretaris DPD HMNI Provinsi Jawa Tengah Teguh Tri Wibowo, S.IP mengatakan bahwa pengukuhan bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan awal dari kerja organisasi yang lebih konkret.

«“Pengukuhan ini bukan sekadar seremoni. Ini menjadi momentum untuk menyatukan langkah, memperkuat struktur organisasi, membangun database nelayan, serta memastikan program HMNI dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat nelayan,” ujarnya.»

Ia menambahkan, seluruh DPD kabupaten/kota di Jawa Tengah diharapkan segera bergerak sesuai tugas dan tanggung jawab masing-masing, termasuk menyelesaikan struktur kepengurusan dan memperkuat basis data nelayan di wilayahnya.

Dengan semakin kuatnya konsolidasi organisasi, HMNI Jawa Tengah berkomitmen menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara masyarakat nelayan, pemerintah, dunia usaha, dan berbagai pemangku kepentingan.

Langkah tersebut diharapkan dapat membuka lebih banyak peluang kerja sama, memperluas akses terhadap program pemerintah, serta mendorong peningkatan kesejahteraan dan kemandirian ekonomi masyarakat nelayan di Jawa Tengah.

HMNI Jawa Tengah siap bergerak bersama nelayan, memperkuat sinergi, dan mengawal kepentingan masyarakat pesisir

Sementara Fauzi Ketua DPD HMNI Kabupaten Kendal kepada awak media Mengatakan merasa Optimis kedepan HMNI Kab. Kendal bisa memperjuangkan Kesejahteraan Nelayan dan akan menyerap Aspirasinya untuk kemudian di disampaikan kepada Pemerintah daerah maupun Pusat

DPD HMNI Kendal akan Segera melaksanakan Konsolidasi Pengurus dan pembentukan pengurus tingkat kecamatan hingga Desa baik daerah pesisir maupun daerah pegunungan, untuk pegunungan akan digalakkan Perikanan air tawar” pungkas Fauzi.

( Pedro )

banner 728x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *