Ketua Umum PTMSI Jateng Kunjungi Jepara, Perkuat Sinergi Pembinaan Tenis Meja dan Persiapan POPDA 2026

Jepara, petenews.co.id

Ketua Umum Pengurus Provinsi Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (Pengprov PTMSI) Jawa Tengah, Brigjen Pol (Purn) Lukas Arry Dwiko Utomo, bersama jajaran pengurus melakukan kunjungan ke Kabupaten Jepara, Senin (24/8/2026). Rombongan diterima langsung oleh Bupati Jepara dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda silaturahmi sekaligus upaya memperkuat komunikasi dan koordinasi antara Pengprov PTMSI Jawa Tengah dengan pemerintah daerah serta jajaran pengurus PTMSI Kabupaten Jepara.

Pertemuan berlangsung dengan penuh keakraban. Berbagai hal terkait perkembangan tenis meja di Jawa Tengah, pembinaan atlet, penguatan organisasi, hingga persiapan menghadapi berbagai agenda kompetisi menjadi bagian dari pembahasan dalam pertemuan tersebut.

# Silaturahmi Sekaligus Konsolidasi Organisasi

Ketua Umum PTMSI Jawa Tengah, Brigjen Pol (Purn) Lukas Arry Dwiko Utomo, mengatakan kunjungan ke Jepara memiliki arti penting karena komunikasi secara langsung dengan pemerintah daerah dan pengurus PTMSI Kabupaten dapat memberikan gambaran lebih konkret mengenai kondisi pembinaan tenis meja di daerah.

> “Kunjungan ini pertama-tama tentu merupakan bagian dari silaturahmi. Tetapi kami ingin silaturahmi ini tidak berhenti pada pertemuan seremonial. Kami ingin membangun komunikasi dan koordinasi secara langsung dengan pemerintah daerah serta pengurus PTMSI Kabupaten Jepara,” ujar Lukas.

Menurutnya, Pengprov PTMSI Jawa Tengah ingin memastikan bahwa pembinaan tenis meja di seluruh kabupaten/kota berjalan dalam suasana yang harmonis dan memiliki arah yang sama.

> “Kami ingin mendengar langsung dari daerah, apa yang menjadi kebutuhan, apa yang menjadi tantangan, dan apa yang bisa kita kerjakan bersama. PTMSI Jawa Tengah harus hadir untuk memberikan dukungan dan membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya,” katanya.

Lukas menambahkan, koordinasi dengan daerah menjadi semakin penting menjelang berbagai agenda olahraga pelajar yang akan datang, termasuk Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) Jawa Tengah 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada awal September mendatang.

# Cek Kesiapan POPDA 2026

Selain agenda silaturahmi dan konsolidasi organisasi, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk mengetahui kesiapan Kabupaten Jepara dalam menghadapi POPDA Jawa Tengah 2026.

Pengprov PTMSI Jawa Tengah terus melakukan komunikasi dengan jajaran PTMSI kabupaten/kota guna memastikan kesiapan atlet, pelatih, pengurus, hingga aspek teknis lainnya menjelang pelaksanaan ajang olahraga pelajar tingkat Jawa Tengah tersebut.

> “POPDA sudah semakin dekat. Karena itu, kita perlu memastikan sejak sekarang kesiapan masing-masing daerah. Bukan hanya soal atlet dan pertandingan, tetapi juga bagaimana koordinasi antara pengurus kabupaten/kota dengan Pengprov dapat berjalan baik,” jelas Lukas.

Ia berharap POPDA 2026 dapat menjadi momentum untuk melihat sekaligus memetakan potensi atlet-atlet muda tenis meja Jawa Tengah yang nantinya dapat diproyeksikan ke jenjang kompetisi yang lebih tinggi.

> “POPDA adalah bagian penting dari proses regenerasi. Dari sini kita bisa melihat bibit-bibit muda yang nantinya kita bina lebih lanjut. Target kita tentu bukan hanya berprestasi di POPDA, tetapi membangun jenjang pembinaan yang berkelanjutan,” imbuhnya.

# Bupati Jepara Sambut Baik Kehadiran PTMSI Jateng

Sementara itu, Bupati Jepara Witiarso Utomo menyambut baik kunjungan Ketua Umum PTMSI Jawa Tengah beserta jajaran. Menurutnya, komunikasi langsung antara pemerintah daerah dengan organisasi olahraga sangat diperlukan untuk menciptakan pembinaan atlet yang terarah.

> “Kami menyambut baik kedatangan Ketua Umum PTMSI Jawa Tengah dan jajaran. Bagi kami, olahraga merupakan bagian penting dalam membangun kualitas generasi muda. Karena itu, komunikasi dan sinergi seperti ini harus terus dilakukan,” ujar Bupati Jepara.

Witiarso juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Jepara memiliki perhatian terhadap pengembangan olahraga dan pembinaan atlet daerah.

> “Kita ingin anak-anak Jepara memiliki ruang untuk berkembang dan berprestasi. Pemerintah tentu tidak bisa berjalan sendiri. Dibutuhkan peran organisasi olahraga, pelatih, atlet, sekolah, orang tua, dan seluruh stakeholder,” katanya.

Terkait persiapan POPDA 2026, Bupati Jepara berharap para atlet yang akan membawa nama Kabupaten Jepara dapat tampil maksimal dan menjunjung tinggi sportivitas.

> “Kami berharap para atlet Jepara dapat memberikan yang terbaik. Menang dan kalah adalah bagian dari pertandingan, tetapi yang paling penting adalah proses, semangat, disiplin, dan sportivitas,” tuturnya.

# Bantuan Meja Rapat Kayu Jati untuk Sekretariat PTMSI Jateng

Dalam kesempatan tersebut, Bupati Jepara juga memberikan perhatian khusus kepada Pengprov PTMSI Jawa Tengah dengan menyerahkan bantuan berupa satu set meja rapat berbahan kayu jati untuk mendukung kebutuhan sekretariat PTMSI Jawa Tengah.

Bantuan tersebut menjadi bentuk dukungan sekaligus simbol sinergi antara Pemerintah Kabupaten Jepara dengan Pengprov PTMSI Jawa Tengah dalam pengembangan organisasi olahraga.

Ketua Umum PTMSI Jawa Tengah menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan Bupati Jepara.

> “Kami sangat berterima kasih atas perhatian dan dukungan dari Bapak Bupati Jepara. Bantuan meja rapat kayu jati ini tentu bukan sekadar fasilitas, tetapi juga menjadi simbol persahabatan dan sinergi antara Pemerintah Kabupaten Jepara dengan PTMSI Jawa Tengah,” ungkap Lukas.

Menurut Lukas, fasilitas tersebut nantinya akan dimanfaatkan untuk mendukung aktivitas sekretariat dan berbagai kegiatan organisasi PTMSI Jawa Tengah.

> “Meja ini akan menjadi bagian dari sekretariat PTMSI Jawa Tengah. Semoga setiap rapat dan pembahasan yang berlangsung di meja ini selalu menghasilkan keputusan-keputusan yang baik untuk kemajuan tenis meja Jawa Tengah,” katanya.

# Jepara dan PTMSI Jateng Bangun Sinergi Berkelanjutan

Kunjungan Ketua Umum PTMSI Jawa Tengah beserta jajaran ke Jepara diharapkan tidak berhenti sebagai agenda silaturahmi, tetapi menjadi awal dari komunikasi dan koordinasi yang semakin intensif.

Dengan komunikasi langsung antara Pengprov, pengurus PTMSI Kabupaten Jepara, dan pemerintah daerah, berbagai persoalan maupun potensi pembinaan dapat dibicarakan secara lebih terbuka dan konstruktif.

Jepara sendiri memiliki potensi besar dalam pengembangan olahraga pelajar. Melalui pembinaan yang konsisten, dukungan pemerintah daerah, serta koordinasi dengan Pengprov PTMSI Jawa Tengah, diharapkan akan semakin banyak atlet muda potensial yang mampu bersaing di tingkat provinsi hingga nasional.

Bagi PTMSI Jawa Tengah, kunjungan tersebut menjadi bagian dari agenda konsolidasi dan penguatan organisasi di seluruh kabupaten/kota, sekaligus memastikan bahwa semangat pembinaan tenis meja terus bergerak dari tingkat daerah hingga provinsi.

> “Kita ingin membangun PTMSI Jawa Tengah secara bersama-sama. Tidak ada lagi sekat antara provinsi dan kabupaten/kota. Kita satu keluarga besar tenis meja Jawa Tengah. Kalau komunikasi kuat, pembinaan kuat, organisasi kuat, maka prestasi juga akan lebih mudah kita raih,” tegas Lukas.

Pertemuan kemudian ditutup dengan suasana penuh keakraban. Dari Jepara, PTMSI Jawa Tengah membawa semangat baru untuk terus memperkuat silaturahmi, membangun koordinasi, meningkatkan pembinaan atlet, serta mempersiapkan generasi emas tenis meja Jawa Tengah.

Jepara menjadi salah satu titik konsolidasi: memperkuat organisasi hari ini, menyiapkan atlet untuk masa depan, dan bersama-sama membawa tenis meja Jawa Tengah menuju prestasi yang lebih tinggi.

Red.

banner 728x250

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *